Lamongan - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan menghadirkan inovasi teknologi pakan ikan otomatis bagi para petani keramba di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 29 Juli 2026 ini bertujuan meringankan beban petani keramba dalam proses pemberian pakan ikan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Tejoasri, Bapak Yusuf Bachtiar, S.IP; perwakilan Dinas Perikanan, Bapak Awang Rochadiyan Okrista, S.Pi; Dosen Pendamping Lapangan, Midkholus Surur, S.IP., M.IP; Koordinator Desa KKN Tematik Unisda, M. Andrean Al Baihaqi; serta para petani keramba setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unisda yang dinilai mampu menjawab persoalan nyata yang selama ini dihadapi para petani keramba di desanya.
Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Unisda. Alat pakan ikan otomatis ini sangat membantu warga kami, khususnya para petani keramba yang selama ini kesulitan mengatur waktu pemberian pakan. Semoga inovasi ini bisa terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Tejoasri. ujar Yusuf Bachtiar.
Senada dengan itu, perwakilan Dinas Perikanan, Awang Rochadiyan Okrista, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.
Kami dari Dinas Perikanan menyambut baik inovasi yang dibawa oleh mahasiswa KKN Unisda ini. Teknologi pakan otomatis seperti ini sejalan dengan upaya kami mendorong efisiensi budi daya ikan di masyarakat. Harapannya, hasil perikanan di Kecamatan Laren, khususnya Desa Tejoasri, bisa semakin meningkat. kata Awang Rochadiyan Okrista.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan, Midkholus Surur, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
Program KKN Tematik ini kami arahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat desa. Kehadiran teknologi pakan ikan otomatis ini adalah salah satu bukti nyata bahwa ilmu pengetahuan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. jelas Midkholus Surur.
Koordinator Desa KKN Tematik Unisda, M. Andrean Al Baihaqi, menambahkan bahwa alat pakan ikan otomatis ini dirancang khusus untuk memudahkan petani keramba dalam mengatur jadwal dan takaran pemberian pakan secara lebih efisien.
Alat ini kami rancang agar petani tidak perlu lagi memberi pakan secara manual sepanjang hari. Dengan sistem otomatis, jadwal dan takaran pakan bisa diatur sesuai kebutuhan, sehingga waktu dan tenaga petani bisa dialokasikan untuk kegiatan produktif lainnya. Kami berharap alat ini bisa terus digunakan dan dirawat oleh warga setelah program KKN selesai. ungkap Muhammad Andrean.
Para petani keramba yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik teknologi yang diperkenalkan.
Selama ini kami memberi pakan ikan secara manual, kadang sampai lupa waktu karena harus bagi-bagi dengan pekerjaan lain. Dengan alat otomatis ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga ke depannya alat seperti ini bisa terus ada dan dikembangkan lagi. ujar salah satu petani keramba Desa Tejoasri.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dinas terkait, serta masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor perikanan di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.