Lamongan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan menghadirkan website Sentra Tejoasri sebagai upaya membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan untuk memperluas jangkauan pasar. Peluncuran platform digital tersebut dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, sekaligus menjadi salah satu langkah strategis mendorong UMKM setempat agar dapat naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Tejoasri, Bapak Yusuf Bachtiar, S.IP; Ketua UMKM, Shohifaini; Dosen Pendamping Lapangan, Midkholus Surur, S.IP., M.IP; serta para pelaku UMKM se-Desa Tejoasri.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Unisda yang menghadirkan solusi digital bagi para pelaku usaha di desanya.
Selama ini banyak produk UMKM warga kami yang sebenarnya berkualitas, tetapi pemasarannya masih terbatas dari mulut ke mulut atau sebatas pasar lokal. Dengan adanya website Sentra Tejoasri ini, saya berharap produk-produk UMKM di sini bisa dikenal lebih luas, bahkan sampai ke luar daerah. ujar Yusuf Bachtiar.
Senada dengan itu, Ketua UMKM, Shohifaini, menyambut baik kehadiran platform digital tersebut. Ia menilai website ini menjadi jawaban atas kendala pemasaran yang selama ini dihadapi para pelaku usaha di Desa Tejoasri.
Kendala terbesar UMKM di sini selama ini adalah pemasaran. Banyak pelaku usaha yang bagus produknya, tapi belum tahu cara memasarkan secara digital. Dengan adanya website Sentra Tejoasri, kami jadi punya wadah bersama untuk menampilkan produk-produk UMKM secara lebih profesional dan bisa diakses oleh pembeli dari mana saja. kata Shohifaini.
Dosen Pendamping Lapangan, Midkholu Surur, menjelaskan bahwa pengembangan website ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendorong digitalisasi UMKM di tingkat desa.
Di era sekarang, kehadiran digital menjadi kebutuhan mendasar bagi UMKM agar mampu bersaing dan memperluas pasar. Melalui website Sentra Tejoasri, kami ingin menghadirkan etalase digital yang bisa memuat profil, produk, hingga kontak dari masing-masing pelaku UMKM di desa ini, sehingga mereka tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pemasaran konvensional. jelas Midkholus Surur.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM terkait cara mengelola dan memperbarui informasi produk pada website tersebut, agar platform ini dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan setelah program KKN selesai.
Kami tidak hanya membuatkan websitenya, tetapi juga mendampingi pelaku UMKM agar mereka mampu mengelola sendiri kontennya ke depan. Harapannya, website ini benar-benar menjadi milik dan kebanggaan warga Tejoasri, tambah Midkholus Surur.
Para pelaku UMKM yang hadir tampak antusias mengikuti sesi pengenalan dan pelatihan penggunaan website Sentra Tejoasri. Mereka berharap kehadiran platform ini dapat membantu meningkatkan omzet penjualan produk masing-masing.
Selama ini kami jualan hanya mengandalkan pelanggan tetap dan sesekali lewat media sosial pribadi. Dengan adanya website Sentra Tejoasri ini, kami merasa produk kami jadi lebih terlihat profesional dan berpeluang dikenal pembeli baru dari luar desa. Semoga ini bisa membantu usaha kami berkembang lebih baik lagi. ujar salah satu pelaku UMKM Desa Tejoasri.
Kehadiran website Sentra Tejoasri diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Tejoasri untuk naik kelas, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.